Bagaimana cara mengoperasikan alat pancang tiang?

2026/01/07 17:16

Saat mengoperasikan mesin pemancang tiang, perlu untuk mematuhi peraturan keselamatan dan persyaratan pengoperasian peralatan secara ketat. Model yang berbeda seperti hidrolik, getaran, benturan, dll. memiliki karakteristik masing-masing dalam pengoperasian spesifik, tetapi langkah-langkah keseluruhannya kurang lebih sama, dan dapat dilakukan sesuai dengan proses berikut.

 

1[UNK] Pekerjaan persiapan sebelum konstruksi

(1) Inspeksi peralatan

Sebelum peluncuran resmi operator pandu bergerak, inspeksi komprehensif perlu dilakukan terlebih dahulu. Fokuskan pada pemeriksaan status kerja rangka, pipa hidrolik, perangkat daya, badan palu pancang, tali kawat baja, dan mekanisme pengereman untuk memastikan semuanya utuh dan normal. Pada saat yang sama, perlu dipastikan apakah level oli mesin, oli hidrolik, dan air pendingin berada dalam kisaran yang ditentukan. Semua tampilan instrumen dan indikator alarm harus merespons dengan cepat.

(2) Konfirmasi lokasi konstruksi

Bersihkan puing-puing di area konstruksi, ratakan dan padatkan tanah untuk memastikan fondasi dapat menahan beban alat pemancang tiang; Pasang garis posisi tiang terlebih dahulu, tetapkan zona peringatan, dan larang personel yang tidak terkait untuk memasuki area tersebut.

(3) Persyaratan perlindungan personel

Operator wajib memiliki sertifikat pengoperasian yang sesuai dan mengenakan helm keselamatan, sepatu anti selip, dan rompi reflektif saat bertugas untuk menjamin keselamatan mereka sendiri.

Pengemudi Tumpukan 

2. Penempatan peralatan dan pengoperasian uji coba

Produsen peralatan pemancangan tiang menyarankan untuk tidak langsung bekerja setelah menghidupkan peralatan. Biarkan peralatan dalam keadaan idle selama 3-5 menit agar sistem dapat sepenuhnya memanas, sambil mengamati apakah semua instrumen berfungsi normal.

(1) Penempatan dan perataan

Sesuaikan peralatan ke posisi horizontal menggunakan kaki atau rel, dan sejajarkan dengan posisi tumpukan untuk memastikan postur mesin secara keseluruhan stabil dan tidak miring.

 (2) Tidak ada operasi uji coba beban

Setelah menjalankan driver pilot seluler, uji coba tanpa beban harus dilakukan, yang terutama meliputi langkah-langkah berikut:

Uji aksi: Uji fungsi pengangkatan dan pemutaran palu pancang untuk memastikan proses pengoperasian berjalan lancar dan tanpa hambatan.

Inspeksi perlengkapan: Periksa alat penjepit tiang pancang untuk memastikan bahwa alat tersebut terpasang dengan kuat dan terkunci dengan aman.

Penyesuaian ketinggian awal: Sesuai dengan persyaratan konstruksi, sesuaikan palu pancang ke ketinggian awal yang sesuai terlebih dahulu.

 

3. Operasi pemancangan tiang formal

(1) Fiksasi tiang pancang

Tempatkan badan tiang pancang secara vertikal ke posisi tiang pancang dan gunakan perlengkapan atau bantuan manual untuk meluruskannya, pastikan bahwa penyimpangan vertikal dikendalikan dalam kisaran yang diizinkan (umumnya tidak melebihi 1%).

(2) Mulai menumpuk

Para produsen alat pancang tiang menyarankan untuk memilih metode pengoperasian yang sesuai berdasarkan kondisi geologi dan jenis tiang pancang, serta melakukan uji coba pemancangan dengan gaya atau frekuensi yang lebih rendah untuk mengamati penurunan tiang pancang dan stabilitas peralatan.

(3) Penyesuaian proses

Pengemudi tiang pancang perlu menyesuaikan parameter pemancangan tiang secara bertahap berdasarkan kondisi tanah (seperti tanah lunak, lapisan pasir, atau lapisan batuan) untuk memastikan penurunan badan tiang dengan mulus dan menghindari penyimpangan. Selalu pantau penetrasi dan kedalamannya, dan segera hentikan mesin setelah memenuhi persyaratan desain.

(4) Penanganan pengecualian

Produsen penggerak tiang pancang menyarankan bahwa jika terdapat suara-suara yang tidak normal, guncangan yang nyata, kebocoran oli, atau situasi lain selama proses konstruksi penggerak tiang pancang, maka harus segera dihentikan, penyebab kerusakan mesin harus diselidiki, dan keselamatan harus dipastikan sebelum melanjutkan pengoperasian.

 Pengemudi Tumpukan

4. Penutupan dan pematian

Setelah operasi pemasangan tiang pancang selesai, palu tiang pancang harus dihentikan terlebih dahulu dan diangkat ke posisi yang aman. Kemudian, perlengkapan harus dilepas dan badan tiang pancang yang telah selesai dipasang harus dikeluarkan. Matikan mesin, bersihkan kotoran yang menempel pada badan mesin, periksa keausan atau kerusakan pada komponen utama, dan segera selesaikan catatan kerja. Terakhir, tarik kembali kaki-kaki peralatan, parkir seluruh mesin di area yang ditentukan, kencangkan rem tangan, dan matikan catu daya utama.


5. Pengingat keselamatan penting

(1) Apabila terjadi badai petir, angin kencang level enam atau lebih tinggi, atau petir di malam hari yang tidak memenuhi persyaratan operasional, pekerjaan konstruksi harus segera dihentikan.

(2) Selama operasi pemancangan tiang, operator harus bertugas sepanjang proses, mengamati dengan saksama kondisi tiang, pengoperasian peralatan, dan dinamika lingkungan sekitar.

(3) Semua operasi pemeliharaan dan perawatan peralatan hanya boleh dilakukan setelah peralatan dimatikan sepenuhnya dan pasokan listrik diputus, dan segala bentuk pengoperasian saat peralatan beroperasi dilarang keras.


Produk-produk terkait

x