Apa perbedaan antara bor lubang bawah tanah dan bor batu?
Perbedaan prinsip kerja antara bor lubang bawah dan bor batu.
Pengeboran ke dalam lubang: teknologi pemecahan batuan pra-benturan
Pengeboran lubang bawah adalah metode pemecahan batuan dengan tumbukan awal, dengan impaktor dipasang di dasar lubang bor. Udara bertekanan menyebabkan piston bergerak bolak-balik dengan kecepatan tinggi dan menumbuk mata bor, sehingga dengan cepat memecah batuan. Saat pengeboran, udara juga dapat meniup kerikil dan debu, menjaga lubang tetap bersih dan mempercepat pengeboran. Karena impaktor terletak di dasar lubang dengan kehilangan energi minimal, metode ini sangat efektif dalam pengeboran batuan keras, seperti granit dan batu kapur, yang mudah ditangani. Oleh karena itu, metode ini banyak digunakan di tambang, sumur air, dan proyek skala besar.
Bor batu: mode transmisi benturan belakang
Berbeda dengan bor lubang bawah, bor batu menggunakan mode transmisi benturan balik. Dalam sistem ini, gaya benturan dihasilkan oleh kepala bor batu dan kemudian ditransmisikan langkah demi langkah ke mata bor melalui batang bor, sehingga mencapai penghancuran batuan dengan benturan.
Keunggulan struktur ini adalah volume peralatannya kecil, strukturnya kompak, dan memiliki kemampuan manuver yang baik, sehingga sangat umum digunakan di lingkungan konstruksi yang membutuhkan pergerakan peralatan yang sering atau pengeboran lubang pendek. Namun, karena gaya tumbukan perlu ditransmisikan melalui batang bor, energi akan hilang selama proses transmisi. Oleh karena itu, dalam operasi pengeboran lubang dalam atau berdiameter besar, efisiensinya biasanya lebih rendah daripada pengeboran lubang bawah.
Bor batu banyak digunakan di bidang teknik seperti pengeboran lubang peledakan pertambangan, konstruksi terowongan, dan konstruksi lubang jangkar, terutama cocok untuk operasi pengeboran berdiameter kecil dan frekuensi tinggi.
Perbandingan rentang diameter pengeboran
Rentang diameter lubang bor pada bor bawah tanah
Mesin bor lubang bawah tanah umumnya digunakan untuk mengebor lubang dengan diameter sedang hingga besar. Kisaran diameter umum mata bor lubang bawah tanah biasanya adalah: 50 mm – 400 mm.
Rig pengeboran bawah tanah lebih cocok untuk skenario rekayasa berikut:
1. Pengeboran sumur air
2. Pengeboran pertambangan
3. Lubang peledakan di tambang
4. Konstruksi rekayasa pondasi
5. Pengeboran lubang untuk pondasi tiang fotovoltaik
Rentang diameter lubang bor batuan
Sebaliknya, diameter pengeboran bor batu biasanya lebih kecil, umumnya berkisar antara 38 mm hingga 90 mm.
Mesin bor batu lebih cocok untuk skenario aplikasi berikut:
1. Lubang peledakan tambang
2. Pengeboran teknik terowongan
3. Konstruksi lubang jangkar
4. Pengeboran batu berdiameter kecil
Skenario aplikasi bor lubang bawah tanah dan bor batuan
Berbagai jenis peralatan pengeboran cocok untuk berbagai kebutuhan teknik. Pemilihan peralatan yang tepat dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi konstruksi.
Aplikasi umum dari bor lubang bawah tanah:
1. Proyek pengeboran sumur air
2. Operasi pengeboran pertambangan
3. Konstruksi lubang peledakan di tambang
4. Pengeboran untuk rekayasa pondasi
5. Pengeboran lubang untuk tiang pondasi fotovoltaik
Aplikasi umum bor batu:
1. Pengeboran lubang peledakan pertambangan
2. Pengeboran konstruksi terowongan
3. Konstruksi lubang jangkar
4. Pengeboran batu berdiameter kecil
(Pertanyaan Umum)
Q1: Manakah yang lebih cocok untuk pengeboran batuan keras, bor lubang bawah atau bor batu?
Jika formasi batuan relatif keras, biasanya digunakan alat pengeboran bawah lubang (down the hole drilling rig). Impaktornya langsung menghantam batuan di dasar lubang, dan gaya yang dihasilkan pada dasarnya tidak hilang pada batang bor, sehingga efisiensi lebih tinggi saat menghantam batuan keras, dan pengeboran menjadi lebih cepat dan mudah.
Q2: Mengapa banyak lubang peledakan di tambang menggunakan bor batu?
Diameter lubang peledakan di tambang biasanya lebih kecil, dalam hal ini bor batu lebih cocok. Bor batu memiliki karakteristik ukuran kecil, pengoperasian yang fleksibel, dan kecepatan pengeboran yang cepat, sehingga banyak digunakan dalam konstruksi peledakan di pertambangan.
Q3: Apakah rig pengeboran bawah tanah (down the hole drilling) memerlukan kompresor udara?
Secara umum, ini diperlukan. Kompresor udara menyediakan udara bertekanan untuk menggerakkan impaktor bawah lubang, sekaligus meniup serbuk batuan dan kerikil keluar dari lubang, sehingga proses pengeboran menjadi lebih lancar.








